7 Cara Menghindari Kebangkrutan Usaha Bagi Pelaku UMKM

Bisnis UMKM saat ini terus mengalami perkembangan pesat terutama sejak masa pandemi yang masih berlangsung. Akan tetapi, menjalankan bisnis UMKM tentunya bukanlah hal yang mudah karena banyak sekali tantangan untuk dihadapi termasuk hal-hal yang bisa menyebabkan kebangkrutan. Oleh karena itu, sebagai pelaku UMKM kamu harus bisa menemukan sejumlah cara menghindari kebangkrutan usaha.

Tidak bisa dipungkiri bahwa mempertahankan bisnis UMKM agar terhindar dari kebangkrutan usaha memang jauh lebih sulit dibanding saat memulainya. Walaupun begitu, tetap ada banyak cara menghindari kebangkrutan usaha yang bisa kamu lakukan.

Bagaimana Cara Menghindari Kebangkrutan Usaha?

Berikut ini ada sejumlah tips dan cara menghindari kebangkrutan usaha bagi bisnis UMKM yang bisa diterapkan:

1. Menetapkan Visi dan Misi dalam Berbisnis

Saat membangun bisnis, bahkan dalam skala UMKM sekalipun, penting untuk menetapkan visi dan misi di dalamnya. Hal ini sebagai rencana kamu untuk merancang tubuh sebuah bisnis agar lebih kuat. Visi sebuah bisnis sendiri merupakan tujuan ke depan dari bisnis yang ingin direalisasikan. Sementara misi merupakan cara maupun strategi bisnis yang dilakukan demi mencapai visi.

Ketika visi dan misi dalam berbisnis sudah ditetapkan dengan jelas, maka keberlangsungan bisnis ke depannya bisa berjalan lancar karena mengacu pada kedua hal tersebut. Selain itu, tetap komitmen pada visi dan misi awal sehingga bisnis bisa berjalan sesuai jalur untuk mencapai tujuan yang ditetapkan di awal. Sebisa mungkin untuk menjauhi hal-hal yang tidak berhubungan dengan bisnis atau visi dan misi yang ditetapkan.

2. Bekerja Keras dan Selalu Berinovasi

Cara menghindari kebangkrutan usaha untuk bisnis UMKM selanjutnya adalah dengan terus bekerja keras dan tidak berhenti untuk berinovasi. Pada dasarnya, dibutuhkan usaha dan kerja keras dalam mencapai kesuksesan termasuk dalam berbisnis sehingga penting untuk menerapkannya dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

Walaupun tidak mudah, namun hal ini tidak mustahil untuk dilakukan. Apalagi kamu bisa bekerja sama dengan tim yang ada di dalam bisnis sehingga dapat mengerahkan semua kemampuan melalui kerja sama sebagai cara mencegah kebangkrutan usaha. Selain itu, bisnis juga harus melakukan banyak inovasi dalam menciptakan produk maupun hal-hal yang dapat menarik pelanggan lebih banyak.

3. Mempertimbangkan Ide dari Karyawan

Jika bisnis kesulitan dalam melakukan inovasi maupun hal baru di dalamnya, maka atasan maupun bos dapat mendengarkan ide kreatif dari para karyawannya. Di mana, tim dalam sebuah bisnis harus bekerja sama untuk menjaga keberlangsungan bisnis ke depannya. Hindari untuk bersikap egois yang hanya mementingkan kepentingan pribadi saja.

Kamu bisa memulai untuk melakukan pendekatan kepada karyawan, lalu pertimbangkan setiap masukan positif. Sebisa mungkin untuk mempertanyakan manfaat dan risiko dari pendapat yang diberikan karyawan atau tidak langsung mematahkan pendapat karyawan. Hal ini karena mereka tentu ingin idenya didengar sebagai bentuk kontribusi bagi keberlangsungan bisnis. Dengan begitu, cara menghindari kebangkrutan usaha bisa dihindari melalui hal ini.

4. Memanfaatkan Media Sosial

Cara mencegah kebangkrutan usaha bagi pelaku UMKM berikutnya adalah dengan membuat orang lain tahu dengan bisnis yang kamu jalankan. Brand yang kamu jual tentu harus diketahui banyak orang melalui media pemasaran atau promosi.

Memperkenalkan produk yang kamu jual kini semakin mudah dilakukan secara online, salah satunya melalui media sosial, karena aktivitas banyak orang kini cenderung dihabiskan di media sosial sehingga bisa kamu manfaatkan untuk memperkenalkan produk dari bisnis yang ditawarkan.

Media sosial yang bisa digunakan untuk promosi seperti Instagram, Twitter, TikTok, hingga Facebook. Dengan begitu, cara mencegah kebangkrutan usaha bisa kamu lakukan dengan memanfaatkan keberadaan media sosial.

5. Tingkatkan Pelayanan Terhadap Pelanggan

Bisnis yang banyak diincar pelanggan juga harus memenuhi standar pelanggan. Sebab jika pelayanan yang kamu berikan tidak baik, maka pelanggan juga tidak ingin dekat dengan bisnis yang kamu jalankan. Nah, untuk mencegah UMKM bangkrut sebaiknya bergabunglah bersama pelanggan dengan sesekali mencoba bertanya mengenai kepuasan mereka terhadap bisnis yang kamu jalankan.

Berikanlah ruang bagi keluh kesah pelanggan mulai dari kritik dan saran sehingga pelanggan merasa puas dan seiring waktu berjalan, bisnis kamu akan segera membaik karena pelanggan merasa mendapat perhatian khusus. Secara tidak langsung kamu menarik lebih banyak lagi calon pelanggan dengan membangun citra positif dari pelanggan.

6. Melakukan Efisiensi Keuangan

Keuangan dalam bisnis merupakan hal yang harus dijaga pergerakannya. Hal ini sebagai cara menghindari kebangkrutan usaha pada bisnis UMKM. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan efisiensi pada berbagai biaya yang menjadi pengeluaran rutin atau biaya operasional. Pemasukan dan pengeluaran dana yang seimbang akan membuat keuangan bisnis bisa stabil.

Ketika permasalahan keuangan terjadi di masa mendatang, maka bisnis tidak akan kebingungan atau terguncang. Hal ini yang membuat efisiensi berupa penghematan dana merupakan salah satu hal untuk dilakukan sebagai cara menghindari kebangkrutan usaha.

7. Menggunakan Bantuan Ahli Bisnis

Cara menghindari kebangkrutan usaha yang terakhir adalah meminta bantuan dari ahli bisnis atau konsultan. Hal ini bisa dikatakan sebagai pilihan terakhir jika kamu kesulitan atau kebingungan untuk mengambil keputusan yang baik bagi bisnis. Di mana, kamu bisa menyampaikan apa yang menjadi masalah dan cara mengatasi permasalahan tersebut.

Nantinya, sejumlah pendapat maupun solusi yang diberikan dapat menjadi referensi kamu untuk mengambil keputusan yang baik bagi keberlangsungan bisnis ke depannya. Dengan begitu, kebangkrutan yang mengancam bisnis bisa diminimalisir sekecil mungkin.

Penting bagi para pelaku bisnis UMKM untuk mengetahui cara menghindari kebangkrutan usaha. Di mana, cara-cara yang disebutkan ini bisa menjadi referensi untuk kamu pilih sesuai dengan kemampuan. Tentunya, bisnis UMKM yang kamu bangun ingin bisa terus berkembang secara pesat. Dengan begitu, bisa mencapai tujuan yang ditargetkan sejak awal.

Bagi kamu yang ingin membuka usaha setelah memahami cara menghindari kebangkrutan usaha, namun masih bingung dengan masalah modal, maka kamu bisa mulai mempersiapkan dana sedari sekarang dengan berinvestasi di instrumen saham. Hal ini karena investasi saham bisa menghasilkan keuntungan melalui capital gain dan pembagian dividen.

Selain itu, investasi saham juga semakin mudah dilakukan secara online menggunakan aplikasi. Aplikasi investasi online yang satu ini bisa membantu kamu untuk berinvestasi di instrumen saham secara aman dan mudah. Dengan berinvestasi, kamu bisa mengatur perencanaan keuangan untuk kebutuhan di masa mendatang, salah satunya adalah membuka bisnis. Jadi tunggu apalagi?.

Baca Juga :