7 Jenis Olahraga Ringan Ini Jaga Tubuh Tetap Bugar Ketika di Rumah

Di tengah mewabahnya COVID-19 yang semakin meluas, pemerintah sudah mulai menyerukan berbagai upaya pencegahan. Salah satu adalah dengan melakukan social distancing.

Selama penerapan social distancing ini, masyarakat diimbau untuk menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter serta menghindari keramaian atau perkumpulan. Dengan seruan tersebut, diharapkan bisa menekan jumlah orang yang tertular COVID-19.

Dengan seruan social distancing tersebut, tentu aktivitas sebagian besar orang pun juga semakin terbatas. Mulai dari bekerja, sekolah, sampai pelaksanaan ibadah dianjurkan untuk dilakukan di rumah. Praktis sebagian besar waktu kita akan dihabiskan di dalam rumah.

Selain menonton film, bermain game, atau aktivitas lainnya, kita juga bisa mengisi kegiatan di rumah dengan berbagai jenis olahraga ringan. Ya, walaupun di dalam rumah kita tetap masih bisa berolahraga ringan, sehingga badan akan tetap sehat dan bugar.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut jenis olahraga ringan yang bisa kita lakukan ketika di dalam rumah.

Baca Juga : Yuk, Ajarkan Kebiasaan Sehat sebelum Tidur pada Anak

Push Up

Jenis olahraga ringan yang pertama adalah push up. Tidak perlu tempat khusus untuk melakukan olahraga ini. Hanya perlu tempat yang sesuai dengan ukuran tubuh kita. Selain dapat membentuk lengan, push up yang dilakukan secara rutin juga dapat mengurangi dan mengobati sakit pada punggung.

Olahraga ringan ini juga menjadi salah satu cara untuk membentuk otot. Dalam melakukannya pun dengan berbagai variasi gerakan.

Selain gerakan push up biasa, ada juga T Push Up. T Push Up ini berfokus pada bagian dada, lengan, perut, dan paha. Gerakan ini dimulai seperti posisi push up biasa, kemudian mengangkat lengan kanan ke atas dan membuat tubuh berputar kanan seluruhnya. Namun posisi pinggul dan kaki ditahan sebanyak dua hitungan baru kembali ke posisi push up biasa.

Kemudian bisa juga kita mencoba gerakan Dive-Bomber Push Up. Pada Dive-Bomber Push-Up, gerakan akan berfokus pada bagian bahu, dada, lengan, perut, punggung, dan paha belakang. Gerakan pertama diawali dengan wajah menghadap ke bawah mirip anjing dengan tangan terbuka lebih lebar daripada bahu. Angkat pinggul tinggi-tinggi kemudian luncurkan kepala di antara lengan sampai punggung melengkung dan wajah menghadap langit-langit.

Bagi perempuan bisa mencoba push up dengan menggunakan lutut sebagai penopang tubuh bagian bawah. Pada gerakan ini, kita harus meletakkan lutut sebagai penopang kemudian turunkan tubuh ke bawah seperti dalam pose push-up biasa. Dengan lutut sebagai penopang, kita memiliki lebih banyak keseimbangan sehingga lebih mudah dilakukan.

Sit Up

Tidak jauh berbeda dengan push up, sit up juga merupakan jenis olahraga ringan yang tidak membutuhkan banyak tempat. Gerakan sit up berfokus untuk membentuk otot perut. Selain itu, salah satu manfaat lain yang bisa didapat dari olahraga ini adalah bisa mengurangi cidera pada punggung, menjaga keseimbangan tubuh, dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

Sit up juga bisa dilakukan dengan berbagai gerakan yang berbeda. Salah satunya bisa dengan melakukan gerakan sit up biasa, yaitu dengan posisi terlentang dengan lutut ditekuk, kemudian mengangkat tubuh bagian atas ke arah paha.

Bisa juga dengan gerakan V Sit Up. Gerakan ini diawali dengan tidur terlentang dengan kaki lurus dan tangan diluruskan ke atas kepala. Kemudian angkat kedua tangan dan kaki bersama-sama ke atas dan tahan posisi tersebut selama 5 detik. Setelah itu, turunkan perlahan kaki dan tangan.

Tentunya kita juga harus mengukur mana gerakan yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi tubuh kita. Jangan sampai kita cedera karena terlalu memaksakan tubuh.

Yoga

Jenis olahraga ringan yang berikutnya adalah yoga. Yoga mungkin menjadi salah satu pilihan favorit untuk dilakukan di rumah. Gerakan yang ada dalam yoga dapat meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan bagi tubuh. Selain itu, salah satu manfaat yoga juga bisa membuat kita menjadi lebih tenang, mengurangi stress, dan depresi.

Tidak perlu melakukan gerakan yang rumit. Cukup lakukan gerakan-gerakan yang mudah dan sederhana saja agar terhindar dari risiko cedera.

Beberapa gerakan mudah dari yoga yang bisa kita lakukan adalah cat pose, cobra pose, atau child pose.

Skipping

Jenis olahraga ringan ini juga terbilang mudah dilakukan di rumah. Kita bisa tetap berkeringat walaupun berada di dalam rumah dengan melakukan olahraga ini.

Melakukan olahraga ini tidak hanya melatih detak jantung kita, tetapi bermanfaat juga untuk membakar kalori secara intensif. Selain itu, lompat tali mampu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh. Lompat tali yang dilakukan secara rutin mampu membakar 13 kalori setiap menit.

Skipping ini juga memiliki banyak variasi dalam gerakannya. Jika kamu bertujuan untuk mengecilkan paha, kamu bisa melakukan ‘lunge jump’ dan squat jump’ sembari skipping. Jika kamu ingin membentuk otot perut, lakukan skipping sambil lompat dengan mengangkat kaki hingga di bawah pusar. Atau kamu juga bisa melatih otot betis dan lengan dengan memutarkan tali dua kali dalam satu lompatan.

Squat

Jenis olahraga ringan ini mudah dilakukan di rumah karena gerakan yang dilakukan hanya berupa gerakan berdiri dan jongkok. Fokus pada olahraga ini adalah untuk membangun kekuatan pada tubuh bagian bawah.

Walaupun terlihat berat, banyak manfaat yang bisa didapatkan dari olahraga ini. Selain memperkuat otot bagian bawah tubuh, olahraga squat secara rutin dapat meningkatkan fleksibilitas dan membakar kalori.

Selain itu, olahraga ini juga bisa meningkatkan aliran atau sirkulasi darah ke seluruh tubuh dengan baik. Sehingga distribusi nutrisi dan oksigen pun akan berlangsung dengan maksimal.

Naik Turun Tangga

Bagi yang memiliki rumah dua lantai, jenis olahraga ringan ini bisa menjadi salah satu pilihan sebagai latihan di rumah. Caranya pun sangat mudah, karena yang kita lakukan hanya menaiki dan menuruni tangga selama beberapa kali.

Tidak perlu memaksakan diri jika baru pertama kali mencoba. Cukup lakukan olahraga ini selama 10-15 menit. Bila olahraga ini dilakukan secara rutin, akan sangat bermanfaat dalam membakar kalori.

Naik Turun Kursi

Bagi yang rumahnya tidak memiliki lantai dua, tidak perlu kecewa. Ada jenis olahraga ringan lainnya yang mirip dengan olahraga naik turun tangga. Kita bisa mengganti media tangga dengan kursi. Caranya pun mirip dengan olahraga naik turun tangga, yaitu dengan menaiki dan menuruni kursi.

Namun, pilihlah kursi yang kuat untuk menopang tubuh dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, ketinggian kursi juga harus diperhatikan. Sesuaikan tinggi kursi dengan kemampuan tubuh kita. Dan juga, lakukanlah olahraga ini tanpa sepatu, karena khawatir licin dan membuat Anda jatuh.